Posted in Teks Opini dalam Berita

Jenis, Karakteristik dan Fungsi Teks Opini dalam Media Online

Dalam media online, teks opini dalam dibagi menjadi beberapa macam antara lain:

  1. Situs berita berupa “edisi online” dari media cetak surat kabar atau majalah
  2. Situs berita berupa “edisi online” media penyiaran radio
  3. Situs berita online” murni yang tidak terkait dengan media cetak atau elektronik
  4. Situs “indeks berita” yang hanya memuat link-link berita dari situs berita lain

Selain jenis-jenis teks opini dalam media online, ada juga beberapa karakteristik teks opini dalam media online antara lain:

  1. Kecepatan Informasi (Immediacy)

Umumnya, masyarakat harus menunggu keesokan hari untuk mengetahui apa yang terjadi pada hari ini. Namun, melalui media online, informasi dapat didistribusikan bersamaan dengan peristiwa atau isu yang terjadi waktu itu juga. Meskipun kini laporan mengenai sebuah peristiwa melalui media elektronik juga semakin cepat, aktualitas ini tidak akan bisa terjadi pada media cetak. Karena media online mudah diakses, maka penyampaian informasi cenderung singkat dan padat. Hal ini juga mendukung salah satu nilai berita, yaitu aktualitas.

  • Pembaruan Informasi (Updating)

Pembaruan informasi dan publikasi tidak memiliki batas waktu dan terus berlangsung selama masih relevan dengan informasi inti, berbeda dengan penayangan program televisi pada saat prime time dan breaking news yang ada pada media elektronik.

  • Timbal Balik (Interactivity)

Salah satu contoh media online yang memiliki tingkat interaktivitas yang tinggi yaitu discussion group atau forum. Para pengguna internet dari berbagai wilayah dapat menuliskan pemikirannya mengenai sebuah topik yang didiskusikan. Media online seperti portal berita juga selalu menyediakan kolom di bagian bawah berita untuk komentar dari pembaca maupun keluhan untuk tim redaksi.

  • Kapasitas Tidak Terbatas (Storage and Retrieval)

Media online umumnya memiliki data bank atau data base (pangkalan data) yang mampu menampung berbagai macam informasi dalam jumlah masif, sehingga audiens dapat mengakses informasi yang sudah lama sekalipun.

Fungsi teks opini dalam media elektronik adalah untuk menyampaikan informasi, sosialisasi, motivasi, sarana pendidikan, memajukan kebudayaan, dan lain sebagainya. Dari berapa fungsi teks opini dalam media elektronik tersebut, terdapat beberapa contoh teks opini dalam media elektronik seperti teks opini dalam program CNN Indonesia, dalam media massa seperti twitter, facebook, line, bahkan instagram.

Posted in Teks Opini dalam Berita

Jenis, Karakteristik dan Fungsi Teks Opini dalam Media Elektronik

Jenis opini dalam media elektronik ada dua macam yaitu radio dan televisi. Dari kedua macam jenis opini dalam media elektronik tersebut ada beberapa karakteristik atau ciri-ciri yang muncul antara lain:

  1. Pesan tidak tertulis 
  2. Pesan tidak dapat dilihat ulang
  3. Pesan hanya sekilas dan berlangsung pada saat itu saja
  4. Pesan harus sederhana dan mudah ditangkap
  5. Persuasi menyentuh perasaan dan emosi
  6. Membahas sekarang, yang telah lalu dan yang akan datang
  7. Dapat menyajikan pendapat baik audio dan visual

Dari beberapa karakteristik yang muncul, opini juga memiliki fungsi dalam media elektronik seperti:

  1. Menyampaikan aspirasi/pendapat kepada publik melalui jalur intelektual   yang bersifat dialektis dan tanpa kekerasan.
  2. Pendapat/gagasan dalam teks opini bersifat analitik berdasarkan fakta dan logika pemikiran sehingga teks ini lebih dari sekedar berita.
  3. Teks opini berfungsi sebagai sarana edukatif bagi publik pembaca.
  4. Tak jarang teks opini berisi kritik dan solusi sebagai tindak lanjut dari analisis yang terangkum dalam pernyataan pendapat/gagasan.

Contoh opini dalam media elektronik adalah saat pembawa acara dalam suatu program berita membawakan beberapa gagasan mengenai opini suatu fenomena yang ada.

Posted in Teks Opini dalam Berita

Jenis, Karakteristik dan Fungsi Teks Opini dalam Media Cetak

Dalam media cetak, teks opini biasanya muncul pada surat kabar atau majalah. Surat kabar tersebut berisi pendapat seseorang yang biasanya berupa kiriman dari pembaca atau dari pihak redaktur media berita itu sendiri. Selain itu, karakteristik teks opini dalam media cetak dibagi menjadi beberapa bagian dalam struktur teks opini yakni pernyataan pendapat, argumentasi atau opini, dan pernyataan ulang pendapat (penutup). Pada struktur teks opini yang pertama adalah pernyataan pendapat atau biasa disebut tesis. Pada bagian ini berisi mengenai masalah yang akan dibahas, biasanya sebuah teori yang akan diperkuat oleh argumen. Struktur teks opini yang kedua adalah argumentasi. Pada argumentasi dipaparkan mengenai alasan atau bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan dalam pernyataan pendapat atau tesis yang sebelumnya, walau secara umum argumentasi diartikan untuk menolak atau memperkuat suatu pendapat. Struktur teks opini yang terakhir adalah pernyataan ulang pendapat (penutup). Dalam bagian ini dikatakan sebagai bagian penutup. Umumnya disertai dengan pernyataan ulang pendapat terpenting yang telah dipaparkan pada bagian sebelumnya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa struktur teks opini menjadi baik jika memiliki keempat struktur tersebut.

Selain itu, ada beberapa ciri-ciri teks opini antara lain:

  1. Berisi fakta umum dan pendapat pribadi penulis

Ketika seseorang menulis teks opini, ia tetap harus menyantumkan fakta-fakta yang ada. Dari fakta-fakta tersebut, penulis bisa menambahkan pendapat pribadinya agar dapat memperkuat tulisan yang ada.

  • Bersifat analisis

Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui keeadaan yang sebenarnya. Dalam pembuatan teks opini, penulis menentukan suatu topic pembahasan kemudian diselidiki mengenai kebenaran fakta-fakta yang ada.

  • Di tulis dalam perspektif tertentu untuk mengungkapkan kebenaran pendapat sehingga jika dilihat dari perspektif yang berbeda, kebenaran tersebut bisa bermakna lain atau malah sebaliknya.
  • Dimulai dari pemaparan fakta umum terlebih dahulu dan kemudian disusul dengan pemaparan pendapat. Hal ini bisa terjadi sebaliknya. Lebih jelasnya simak pada bagian penjelasan tentang struktur teks editorial.

Ada juga beberapa fungsi teks opini yaitu

  1. Menyampaikan aspirasi/pendapat kepada publik melalui jalur intelektual yang bersifat dialektis dan tanpa kekerasan.
  2. Pendapat/gagasan dalam teks opini bersifat analitik berdasarkan fakta dan logika pemikiran sehingga teks ini lebih dari sekedar berita.
  3. Teks opini berfungsi sebagai sarana edukatif bagi publik pembaca.

Dari beberapa fungsi teks opini, kita dapat mengetahui beberapa contoh teks opini dalam media cetak adalah surat kabar, karikatur, dan bulletin.

Hakikat Opini

Menurut William Albig dalam Abdurrachman (1993:53), opini adalah suatu pernyataan mengenai sesuatu yang sifatnya bertentangan atau sedikitnya terdapat pandangan yang berlainan mengenai suatu hal. Selain itu, seorang ahli yang bernama Leonardo W. Dood Via Sumirat juga menambahkan pendapat mengenai hakikat sebuah opini. Leonardo mengatakan bahwa opini merupakan sikap atau pendapat yang dikeluarkan seseorang mengenai sebuah masalah, atau persoalan, dan keadaan yang sedang terjadi maupun sudah terjadi. Dari pandangan kedua ahli tersebut, dapat digarisbawahi bahwa opini merupakan pendapat, pikiran, atau pendirian sesuai dengan terjemahan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pendapat, pikiran, atau pendirian yang diungkapkan oleh seseorang harus dapat dipertanggungjawabkan, jika opini yang diungkapkan bermaksud untuk memecah belah keadaan yang ada, maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Seseorang yang ingin mengungkapkan opini atau pandangannya harus memiliki sifat yang lugas dan tegas agar maksud dari opini yang akan disampaikan dapat tercapai. Tetapi, tidak semua opini yang disampaikan dapat dipastikan kebenarannya, karena setiap orang pasti memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang suatu kejadian yang sama. Maka dari itu, jika isi dari opini tersebut dapat dipastikan kebenarannya maka perlu diuji dan dibuktikan.