Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Blog

Blog : Fungsi dan Manfaat Blog

Fungsi dari Blog

  • Blog bisa digunakan sebagai sebuah catatan harian

Fungsi blog yang satu ini lebih ditekankan kepada keseharian pemilik blog itu sendiri, seperti pengalaman hidup dan curahan hati. Maka dari itu blog semata-mata hanya untuk kepentingan diri saja dan bersifat pribadi.

  • Blog sebagai media untuk berbisnis

Blog bisnis merupakan blog yang dipergunakan untuk melakukan berbagai aktivitas atau kegiatan usaha seseorang, seperti usaha berdagang dengan menawarkan produk-produknya melalui blog. Selain itu ada juga yang menawarkan jasa, toko online, jual beli, dan masih banyak lagi blog usaha yang lainnya.

  • Media untuk berbagi informasi

Blog ada juga yang berguna sebagai sarana berbagi ilmu dan informasi kepada khalayak umum. Sebagai contoh, seorang blogger yang memiliki pengetahuan atau keahlian tertentu maka dapat berbagi ilmu, tips, maupun trik yang dapat dipublikasikan melalui blog pribadinya. 

  • Blog sebagai media promosi atau iklan

Fungsi dari blog ini diperuntukkan untuk pemilik blog yang ingin mengedarkan barang, jasa, maupun produk orang lain dengan maksud dan tujuan untuk mendapat upah dari orang yang sudah dipromosikan jasa atau produknya.

Manfaat dari Blog

  • Menambah Ilmu

Suatu blog berisikan berbagai macam informasi yang dimuat oleh blogger. Postingan yang telah diposting tersebut dapat berupa artikel yang membahas suatu ilmu pengetahuan tertentu, pengalaman, tips, trik, dan lain sebagainya.

  • Menjadi Seorang Researcher (Peneliti)

Saat seorang blogger pemula sudah memahami cara membuat blog, tentunya akan menghasilkan tulisan berupa postingan. Namun tentunya, blogger yang baik saat akan membuat suatu artikel tidak asal menulis begitu saja.Blogger akan mempertimbangkan manfaat apa yang akan diterima pembaca,karena tujuan dari membuat blog adalah pengunjung atau pembaca blogmendapatkan informasi yang baik dan bermanfaat. Untuk menulis sesuatu yang baik, benar, dan bermanfaat tersebut seorang blogger harus melakukan sedikit research atau penelitian.

  • Menjadi Penulis yang Lebih Baik.

Hampir mirip dengan poin di atas, blogger secara tidak langsung akan semakin terbiasa menulis. Secara alami seorang blogger pasti akan mencoba menyusun kalimat dan paragraf menjadi susunan kata-kata yang baik. Hal tersebut harus dilatih supaya artikel yang dihasilkan menarik dan nyaman dibaca oleh pengunjung blog.

  • Menjadi Terkenal

Seorang blogger yang sudah menghasilkan banyak artikel di blog pribadinya bisa saja menjadi terkenal. Hal tersebut bisa terjadi, karena artikel yang telah bloggertersebut hasilkanbermanfaat dan dibaca banyak orang.

  • Menambah Teman dan Relasi

Blogger terdiri dari banyak kalangan, profesi, usia, dan dari seluruh dunia. Blogger bisa saling berinteraksi setiap saat tanpa dibatasi ruang dan waktu. Jika kita tertarik menjadi seorang blogger, maka manfaat yang bisa didapat yaitu pergaulan menjadi semakin luas dan menambah teman baru.

Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Blog

Pengertian Blog Menurut Para Ahli

Blog merupakan bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan yang dimuat sebagai posting pada sebuah halaman web umum yang ditulis berdasarkan kronologis waktu. Blog juga merupakan jenis situs web yang dikembangkan dan dikelola oleh individu dengan menggunakan perangkat lunak (software) online atau platform host yang mudah digunakan sebagai ruang untuk menulis. Blog merupakan singkatan dari “web log”.

Situs web ini dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Berikut ini adalah pengertian blog menurut para ahli :

  1. Computer Glossary of Terms merupakan sebuah jurnal yang tersedia di internet. Aktivitas yang dilakukan pada blog disebut dengan aktivitas blogging, sedangkan orang yang melakukan aktivitas blogging disebut dengan seorang blogger.
  2. Roger Yim (San Francisco 2001), juga merumuskan pengertian dari blog yaitu persilangan antara diary seseorang yang disimpan di internet.
  3. Scott Rosenberg menyimpulkan bahwa blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang intropektif dari sekadar sebuah diary yang disusun di internet.

Selain sebagai media dalam mempublikasikan tulisan seorang blogger, blog juga dapat menampilkan publikasi online instan dan mengajak publik untuk membaca sekaligus memberikan umpan balik sebagai komentar. Isi kiriman ke blog selain berupa tulisan dapat pula ditambahkan gambar, video, bahkan bisa pula mengunggah file, sehingga pengunjung dapat mengunduh file yang blogger masukan. 

Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Blog

Bagaimana Cara Mengelola Blog itu ?

  • Menyajikan Tampilan Blog yang Menarik

Hal pertama yang diperhatikan saat memulai blog adalah menyiapkan jenis tampilan blog yang akan digunakan. Sebagian blogger mengira bahwa tampilan blog yang terlihat meriah, akan menarik pembaca untuk mengunjungi blog mereka, namun pemikiran tersebut ternyata salah. Pengunjung hanya berfokus pada informasi yang disajikan, bukan kepada tampilan blog. Maka dari itu, jika akan membuat blog jangan menyajikan tampilan blog dengan beragam widget yang membuat konsentrasi membaca pengunjung blog menjadi terganggu.

Untuk membuat pembaca nyaman dan tertarik dengan postingan di blog, maka hal yang harus dilakukan adalah membuat tampilan blog yang sederhana seperti blog-blog sukses yang ada yaitu Dailyblogtips.com, Panduanim.com dan Sugeng.id. Meskipun blog-blog tersebut menyajikan blog yang sederhana, namun memiliki kesan isi yang mendalam.

  • Menulis Artikel

Sebuah blog yang tampilannya menarik saja, tidak cukup untuk menarik minat pembaca. Blogger perlu menyeimbangkan antara tampilan dan isi dari artikel yang diunggah ke blog. Pembaca tentunya lebih fokus kepada mencari informasi yang unik dan menambah pengetahuan. Maka dari itu, seorang blogger perlu memiliki konten yang memadai bagi pembaca. Blogger perlu menulis artikel secara teratur untuk menghidupi blog pribadinya sebagai salah satu cara mengelola blog yang baik.

  • Hindari Plagiat Artikel

Seorang blogger yang sudah berhasil menyelesaikan artikel pertama, sebaiknya jangan langsung dipublikasikan ke blog. Artikel tersebut perlu diteliti ulang supaya terhindar dari plagiarisme. Masalah plagiarisme muncul ketika penulis atau blogger mengambil beberapa materi orang lain dan menggabungkannya menjadi tulisan yang baru. Pada umumnya proses menulis artikel membutuhkan waktu beberapa jam, namun karena ingin menyelesaikan artikel dengan cepat maka bisa saja blogger mengambil jalan pintas dengan cara mengambil materi secara acak dan mentah dari beberapa tulisan kemudian merangkumnya menjadi tulisan sendiri.

Perbuatan tersebut tentunya termasuk ke dalam pelanggaran plagiarisme. Jika artikel yang dihasilkan blogger terdeteksi plagiat, maka pihak Google mengintai pelanggaran  tersebut dan blog terkena pinalti. Akibat yang paling parah yaitu, jika pengaduan datang dari pemilik asli konten maka akan dilaporkan ke DCMA dan potensi blog dihapus dari mesin pencari Google sangat mungkin terjadi.

  • Blogger Mudah Bersosialisasi

Blogger yang telah memiliki blog, tentunya akan mengenal blogger yang lain. Seorang blogger yang cerdas perlu menjalin komunikasi dengan blogger lain, baik itu yang sudah terkenal atau masih dalam tahap pengembangan otoritas. Dalam berinteraksi dengan blogger lain tersebut, bisa melalui beberapa cara diantaranya adalah melalui pesan komentar yang masuk melalui postingan blog. Blogger bisa membalas komentar yang masuk dari pembaca tersebut. Usahakan dalam menjawab pertanyaan pembaca, blogger menjawabnya dengan baik, santun, dan memenuhi rasa ingin tahu pembaca.

Selain itu, blogger juga bisa berkomentar pada blog yang lain. Hal tersebut sebagai timbal balik yang positif sesama blogger. Sebaiknya dalam berkomnetar, berikan komentar yang positif dan mencerdaskan dalam rangka mendukung sesama blogger.

  • Optimasi Mesin Pencari

Dalam usaha mengelola blog yang baik dan benar, seorang blogger perlu mengoptimasi mesin pencari. Blog yang sudah dimiliki didaftarkan pada mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, dan lain-lain kemudian submit blog pada webmaster mereka.

Cara yang lain yaitu, seorang blogger bisa melakukan teknik blogwalking. Blogwalking dilakukan dengan cara berkomentar pada halaman blog orang lain dengan meninggalkan link aktif. Optimasi yang lain, yaitu dengan submit blog pada berbagai direktori blog dan sosial bookmark.

Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Blog

Bagaimana Cara Menyusun Blog dengan Benar ?

  • Langkah pertama, masuklah ke dalam  link wordpress.com
Screenshot (2)
  • Langkah kedua adalah proses pendaftaran klik get started.
Screenshot (6)
  • Isikan identitas seperti alamat email, username, dan password.
Screenshot (7)
Screenshot (8)
Screenshot (9)
  • Klik continue untuk melanjutkan.
Screenshot (10)
  • Pilih variasi blog.
Screenshot (11)

.

Screenshot (12)
  • Klik continue with free untuk membuat akun blog tanpa berbayar.
Screenshot (13)
  • Klik continue sekali lagi.
Screenshot (14)
  • Masukan nama web.
Screenshot (15)
  • Selamat akun blog sudah jadi!
Screenshot (16)
  • Blog siap digunakan.
Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Blog

Apa Saja Jenis-Kenis Blog itu ?

Sejak munculnya blog sampai sekarang, jenis blog terus berkembang. Semula blog hanya bersifat pribadi, kini menjadi lebih beragam. Berikut ini adalah jenis-jenis blog yang dapat dikasifiklasikan dari sekian banyak blog yang berada di internet:

  • Blog politik : blog yang berisi informasi tentang politik, baik profil, kampanye politik, maupun propaganda.
  • Blog pribadi : blog milik perorangan yang biasanya memuat artikel sesuai dengan minat dan hobi si pemilik blog.
  • Blog bertopik : blog yang dikhususkan untuk membahas tentang topik tertentu, misalnya membahas tentang potografi, bisnis online, pemrograman, dan lain-lain.
  • Blog kesehatan : blog yang membahas tentang informasi kesehatan.
  • Blog sastra : blog yang berisi artikel-artikel berbau sastra dan seni, baik yang bersifat lokal, regional, nasional, maupun internasional.
  • Blog perjalanan atau traveling : blog yang membahas tentang informasi pariwisata bagi para pehobi traveling.
  • Blog riset atau penelitian : Blog yang berisi jurnal penelitian dan riset milik peroranganmaupun institusi riset, baik swasta maupun pemerintah.
  • Blog media : blog yang memuat tentang informasi terkini sebuah media pemberitaan baik cetak maupun elektronik, misalnya http://blog.liputan6.com.
  • Blog agama : blog yang berisi tentang artikel-artikel keagamaan.
  • Blog pendidikan : blog yang berisi opini tentang kependidikan, atau blog milik institusi pendidikan.
  • Blog bisnis : blog yang memuat informasi dan referensi tentang bisnis online, informasi tentang peluang usaha, dan hal-hal yang berbau bisnis. Contohnya,http://onlinebisnis.web.id, dan http://corsaar.com.
Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Surat Kabar

Bagaimana Pengelolaan dalam Surat Kabar Terjadi ?

Dalam membuat surat kabar tidak hanya asal membuat saja. Tetapi, juga perlu diperhatikan cara mengelola surat kabar. Berikut cara untuk mengelola surat kabar:

Struktur Pengelolaan Surat Kabar

Pada umumnya, terdapat dua bagian besar sebuah penerbitan pers atau media massa yakni, bagian redaksi (editor department) dan bagian pemasaran atau bagian usaha (Busines Department). Dalam penerbitan sebuah surat kabar, biasanya terdiri dari beberapa bagian ataupun devisi yang bertanggung jawab antara lain:

  1. Penanggung jawab surat kabar
  2. Pemimpin redaksi
  3. Tim redaksi
  4. Tim reporter
  5. Lay-outer / type setter
  6. Ilustrator
  7. Kontributor tulisan

Proses Percetakan

Terdapat beberapa teknik dalam percetakan, berikut teknik yang umumnya digunakan dalam percetakan menurut Frank Jefskins:

  1. Offset-lithography
  2. Flexografi/ cetak tinggi
  3. Potogravure
  4. Sablon / cetak saring / screen printing
  5. System hard-dot

Proses Penerbitan

Pada umumnya terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui dalam penerbitan surat kabar. Tahapan penerbitan ini penting dilakukan agar berita atau informasi yang dihasilkan dapat memenuhi syarat penerbitan yang baik. Adapun tahapan-tahapan tersebut antara lain:

  • Tahap perencanaan

Berita yang baik adalah hasil perencanaan yang baik. Prinsip ini berlaku bagi berita yang sifatnya diduga. Fungsi ini, merupakan kegiatan yang dimulai dari pembahasan ide (gagasan) awal sampai dengan pelaksanaan proses pencarian berita. Ada beberapa tahap dalam perencanaan yaitu menentukan wilayah sasaran, mengidentifikasi dan menentukan indikator efektivitas dari setiap pekerjaan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan, menentukan hasil yang ingin dicapai dalam jangka panjang dengan selalu berinovasi, mempersiapkan rencana tindakan penjadwalan dan budgeting.

  • Tahap Pengorganisasian

Pengorganisasian manajemen redaksional adalah penyusunan struktur organisasi dan pembagian tugas pekerjaan serta penempatan orang dan jabatannya dalam struktur organisasi. Pada proses redaksional terdapat staffing yang berfungsi untuk melaksanakan aktivitas redaksional.

  • Tahap Penggerakan

Tahap penggerakan dalam manajemen redaksional adalah aktivitas yang menggerakan orang-orang beserta fasilitas penunjangnya untuk mencapai tujuan  yang telah ditentukan yaitu menghasilkan produk jurnalistik. Aktivitas tersebut meliputi peliputan, penulisan, dan penyuntingan berita.

  • Tahap Peliputan

Aktivitas meliput berita dilakukan setelah melewati proses perencanaan dalam rapat proyeksi redaksi. Dalam meliput berita terdpat tiga teknik, yaitu reportase, wawancara, dan riset kepustakaan (studi literature). Pengolahan data seperti berita isu membutuhkan ketepatan dengan narasumber yang terkait. Jika tidak akurat bisa menjadi kendala dalam proses peliputan. Hal tersebut menjadi hambatan yang sering terjadi di lapangan.

  • Tahap Pengawasan

Pengawasan merupakan suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan-tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan serta mengambil tindakan koreksi yang diperlukan untuk memahami bahwa semua sumber daya perusahaan digunakan dengan cara paling efektif.

Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Surat Kabar

Apa Saja Isi dari Surat Kabar itu ?

Pada umumnya isi yang terdapat pada sebuah surat kabar terdiri ari berita, tajuk rencana (editorial), artikel, pojok, surat pembaca, karikatur, dan halaman suplemen. Selain itu, di dalam surat kabar ditemui pula kolom-kolom iklan berbagai ukuran yang ditempatkann di halaman tertentu sebagai berikut:

  • Berita

Berita adalah informasi baru atau informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi, disajikan lewat bentuk cetak, siaran, internet, atau dari mulut ke mulut kepada orang banyak. Selain itu, menulis berita harus dipertanggungjawabkan kebenarannya, aktual, dan informative. Kualitas berita tentu harus memenuhi kriteria umum penulisan yaitu mengandung unsur 5W+1H.

  • Tajuk Rencana (Editorial)

Tajuk rencana atau editorial adalah artikel pokok atau rubric dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada surat kabar yang diterbitkan tersebut. Dalam tajuk rencana atau editorial biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah actual, opini redaksi tentang masalah tersbeut, kritik dan saran atas permasalahan, dan harapan redaksi akan peran serta pembaca.

  • Artikel

Artikel adalah karya tulis secara faktual yang ditulis lengkap dengan panjang tertentu dan dibuat untuk dipublikasikan di media online maupun cetak seperti melalui Koran, majalah, bulletin dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.

  • Pojok

Pojok dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti yaitu lajur di sudut surat kabar tempat karangan pendek, berisikan hal-hal yang humoris tetapi mengandung kritik atau sindiran kepada seseorang atau golongan tertentu.

  • Karikatur

Karikatur merupakan gambar sketsa yang berisi sindiran atau kritikan terhadap suatu peristiwa atau topik berita yang menarik perhatian khalayak umum. Biasanya tokoh yang terlibat dalam pemberitaan ditampilkan dengan wajah mirip.

  • Surat Pembaca

Surat pembaca dapat diartikan sebagai tulisan yang berasal dari kalangan/masyarakat yang dimuat oleh surat kabar karena mengandung tanggapan terhadap sesuatu hal atau usul dan saran, baik untuk kepentingan lingkup yang luas maupun terbatas. Adanya surat pembaca berfungsi sebagai ruang berekspresi para pembaca.

  • Iklan

Iklan sering ditemui dalam halaman atau lembar surat kabar. Sebagai perusahaan pers, surat kabar sangat bergantung pada iklan. Dalam bahasa lain, mati hidupnya suatu perusahaan atau penerbitan pers sangat bergantung pada muatan iklan karena iklan merupakan bagian dari penyiaran informasi yang dibayar.

Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Surat Kabar

Jenis Surat Kabar

Dalam buku “Jurnalistik Indonesia” karya Sumadiria, mengemukakan berdasarkan jenis dan sirkulasi, segmentasi dan pangsa pasarnya, pers dapat diklasifikasikan ke dalam lima kelompok, yaitu:

  • Pers komunitas

Pers komunitas biasanya berasal dari sebuah komunitas atau kelompok yang didirikan guna menyampaikan saran, kritik, dan pesan yang ditujukan untuk seseorang atau golongan tertentu. Pers komunitas memiliki jangkauan wilayah sirkulasi yang sangat terbatas. Biasanya hanya mencakup satu atau beberapa desa dalam satu kecamatan. Contohnya Majalah Natas yang hanya ada di lingkup Universitas Sanata Dharma.

  • Pers lokal

Pers lokal hanya beredar di sebuah kota dan sekitarnya. Salah satu ciri pers lokal adalah 80% isinya diisi oleh berita, laporan, tulisan dan sajian gamar bernuansa lokal. Contohnya Koran Kedaulatan Rakyat yang penyebarannya hanya ada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

  • Pers regional

Pers regional berkedudukan di Ibu kota Provinsi. Wilayah sirkulasinya meliputi seluruh Kota yang terdapat dalam suatu provinsi tersebut. Contohnya Koran Jawa Pos yang penyebarannya ada di daerah pulau Jawa.

  • Pers nasional

Pers nasional lebih banyak berkedudukan di Ibukota Negara. Wilayah sirkulasinya meliputi sebagian besar provinsi yang berada dalam jangkauan sirkulasi melalui transparasi udara, darat, sungai dan laut. Contohnya Koran Kompas yang penyebarannya hampir di seluruh Indonesia.

  • Pers internasional

Pers internasional hadir di sejumlah Negara dengan menggunakan teknologi sistem jarak jauh dengan pola pengembangan zona atau wilayah. Sebagai contoh, kita di Indonesia membaca majalah Times, Newsweek, atau surat kabar harian Internasional Herald Tribune edisi Asia, sementara warga Inggris menikmati Newsweek edisi Eropa.

Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Surat Kabar

Surat Kabar : Pengertian, Ciri-Ciri dan Fungsinya

Pengertian Surat Kabar

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, surat kabar adalah lembaran-lembaran kertas bertuliskan berita atau lebih dikenal sebagai koran. Sedangkan menurut ensiklopedia kata Koran berasal dari bahasa Belanda ‘Krant’, dari bahasa Perancis ‘courant’. Koran sendiri memiliki arti suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang, biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran, yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik. Topik dalam surat kabar bisa berupa politik, kriminalitas, olahraga, dan cuaca. Surat kabar biasanya juga berisi karikatur yang dijadikan bahan sindiran lewat gambar berkenaan dengan masalah-masalah tertentu, selain berisi karikatur surat kabar juga berisi tts dan hiburan lainnya. Jadi, dari kedua sumber tersebut dapat kita simpulkan bahwa surat kabar adalah lembaran tercetak yang berisikan berbagai informasi mengenai fakta dan opini yang terjadi di masyarakat dan penerbitannya biasanya berkala.

Ciri atau karakteristik surat kabar

Menurut Effendy, surat kabar memiliki empat ciri yang dapat dikatakan sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh surat kabar, antara lain:

  • Publisitas (Publicity)

Publisitas berasal dari public yang artinya umum. Dalam konteks ini, publisitas merupakan penyebaran infromasi kepada khalayak umum atau kepada publik. Karena diperuntukkan untuk khalayak umum, isi atau informasi dalam surat kabar ini terdiri dari berbagai kepentingan yang berkaitan dengan umum.

  • Periodisitas (Periodicity)

Periodisitas artinya keteraturan dalam penerbitannya. Keteraturan dalam penerbitan ini bisa dalam satu kali sehari bisa juga satu atau dua kali terbit dalam satu minggunya.

  • Universalitas (Universality)

Universalitas artinya kemestaan dan keragaman (umum) isi informasi yang di dapat dari berbagai penjuru dunia. Sebuah penerbitan berkala yang isinya hanya mengkhususkan diri pada suatu profesi atau aspek kehidupan, seperti majalah kedokteran, arsitektur, koperasi atau pertanian tidak termasuk dalam surat kabar. Karena isinya hanya mengenai salah satu aspek kehidupan saja.

  • Aktualitas (Actuality)

Aktualitas dalam surat kabar berarti kecepatan laporan, tanpa menyampingkan pentingya kebenaran berita.

Fungsi pembuatan surat kabar

Surat kabar juga mempunyai fungsi bagi pembaca. Surat kabar dibuat tidak hanya ditulis saja tanpa ada manfaatnya untuk pembacanya, manfaat surat kabar yaitu:

  1. Menyiarkan informasi

Fungsi yang utama dan pertama adanya pembuatan surat kabar adalah untuk menyebarkan informasi kepada khalayak umum. Adanya surat kabar dapat membuat semua orang mengerti informasi yang actual mengenai kejadian yang terjadi dalam waktu-waktu sekarang.

  • Mendidik

Surat kabar juga berfungsi untuk mendidik karena surat kabar memuat tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan, sehingga khalayak pembaca bertambah pengetahuannya. Biasanya pengetahuan yang dibagikan dari surat kabar bersifat implisit atau makna yang ada tidak terlihat secara jelas atau tersirat.

  • Menghibur

Pada surat kabar, terdapat kolom-kolom yang sifatnya menghibur misalnya di pojok kanan bawah terdapat cerita-cerita fiktif atau berbagai karya sastra lainnya.

  • Memengaruhi

Fungsi mempengaruhi dari surat kabar secara implisit terdapat pada berita, sedang secara eksplisit terdapat pada tajuk rencana dan artikel. Fungsi mempengaruhi khusus untuk bidang perniagaan pada iklan-iklan yang dipesan oleh perusahaan-perusahaan.

Posted in Penyusunan dan Pengelolaan Media Selembar

Bagaimana Cara Penyusunan dan Penyuntingan dari Media Selembar ?

Penyusunan Media Selembar

Agar media selembar dapat menarik minat pembaca, perlu diperhatikan proses penyusunan penulisan, antara lain:

  1. Menentukan tema newsletter.
  2. Tentukan format newsletter.
  3. Selalu pikirkan publik sasaran.
  4. Menjaga keteraturan penerbitan.
  5. Mulailah dengan menulis latar belakang yang baik.
  6. Gunakan headline  pada setiap artikel dan caption  untuk setiap gambar.
  7. Mempertimbangkan bagaimana newsletter akan dibaca sebelum mempertimbangkan penampilan.
  8. Lead  dengan item yang kuat, memiliki daya tarik yang kuat.
  9. Mempelajari informasi sederhana dengan sebuah cerita informasi yang menarik tentu akan dibicarakan oleh banyak orang.
  10. Melengkapi dengan sumber yang banyak dan terpercaya informasi yang terdapat dalam newsletter berasal dari orang-orang yang terpercaya dan ahli dalam bidangnya.
  11. Selalu berusaha mendapatkan respon dari publik sasaran.

Langkah-langkah penyuntingannya dapat di gunakan aplikasi microsoft office publisher, sebagai berikut:

  1. Klik star → all program →ms office → ms publisher;
  2. Pada setting started pilihan newsletter, kemudian double klik;
  3. Pilih salah satu designs yang diperlukan;
  4. Kemudian klik dua kali dan akan muncul tampilan berupa gambar;
  5. Klik gambar yang akan dirubah, kemudian edit dan masukan gambar;
  6. Jangan lupa atur juga backroundnya;
  7. Kemudian atur page ke 2 dan 3 sesuai dengan yang diperlukan;
  8. Atur juga page ke 4nya;
  9. Sebelum di print out, agar kita tahu newsletternya sudah benar atau belum, kita print review terlebih dahulu;
  10. Setelah kita rasa newsletter  sudah benar, kita bisa mencetak newsletter tersebut;

Itulah cara mengelola newsletter  dengan menggunakan aplikasi microsoft office publisher.

Pengelolaan Media Selembar

Lembaga yang mempunyai newsletter  antara lain:

  1. Mahkamah Konstitusi (MK)

Newsletter dalam MK ini berkontribusi sebagai penyedia informasi mengenai politik, ekonomi, dan banyak lagi yang berhubungan dengan Ketatanegaraan di Indonesia.

  • Lembaga Perusahaan

Newsletter dalam perusahaan ini berkontribusi sebagai penyedia informasi mengenai perusahaan tersebut baik yang menyangkut produk, orang yang terlibat, serta informasi yang dapat membantu publik agar berhubungan dengan bisnisnya.

  • Lembaga pendidikan (e-newsletter)

Newsletter dalam lembaga pendidikan ini berkontribusi sebagai penyedia informasi yang mencakup tentang pendidikan seperti; kurikulum pendidikan, pembelajaran, dll.