Iklan : Pengertian, Ciri-ciri, Syarat, Tujuan dan Manfaat

  • Pengertian Iklan

Secara definisi, iklan adalah suatu bentuk informasi yang dilakukan oleh seseorang, instansi/ lembaga, atau perusahaan, yang isinya berupa pesan menarik tentang sebuah produk atau jasa yang ditujukan kepada khalayak atau kelompok masyarakat tertentu. Tujuan utama mengapa iklan dibuat adalah untuk membujuk atau mendorong masyarakat agar mereka tertarik untuk menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Agar menjangkau banyak orang, iklan perlu ditayangkan dengan media yang tepat, baik itu media online, maupun offline. Beberapa contoh media offline antara lain seperti Koran, tabloid, televisi, brosur, atau spanduk yang sengaja dipasang di tempat- tempat umum, sedangkan media iklan online antara lain situs website, dan media sosial.

  • Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

Kotler

Menurut Kotler, iklan adalah bentuk penyajian dan promosi suatu barang, jasa, dan ide secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu dimana untuk penayangannya biasanya harus membayar suatu media sebagai kompensasinya.

Courtland L. Bovee

Pengertian iklan menurut Courtland L Bovee adalah suatu komunikasi non-personal yang biasanya berbayar, dan sifatnya persuasive terhadap suatu produk jasa, atau ide dari sponsor yang dimuat melalui berbagai media.

Rhenald Kasali

Sedangkan pengertian iklan menurut Rhenald Kasali adalah suatu pesan yang menawarkan sebuah produk atau jasa yang ditujukan kepada khalayak melalui perantara suatu media.

  • Ciri-ciri Iklan

Karena sering menemuinya, sebagian dari khalayak cenderung sangat mudah dalam mengenali sebuah iklan. Mereka biasa mengenalinya dari karakteristiknya dan ciri- ciri yang ditunjukkan. Berikut ini adalah ciri- ciri iklan pada umumnya :

  1. Pesan atau informasi yang disampaikan komunikatif dan informative
  2. Dikemas dengan kata- kata yang persuasive agar lebih menarik bagi orang lain
  3. Menggunakan kata- kata (diksi) atau bahasa yang tepat, logis, sopan, serta mudah dimengerti oleh target market
  4. Menjelaskan tentang produk atau jasa dan cara kerja produk atau jasa tersebut
  • Tujuan dan Manfaat Iklan

Iklan memiliki tujuan dan manfaat yang beragam dalam pembuatannya. Tujuan dibuatnya iklan adalah :

  1. Memberikan informasi kepada target market mengenai produk atau jasa, merek, perusahaan atau suatu ide/ gagasan.
  2. Mempengaruhi kelompok yang menjadi target market untuk menggunakan atau membeli produk atau jasa yang ditawarkan dalam iklan tersebut.

Selain dengan tujuan tertentu, iklan dibuat untuk memberikan manfaat atau keuntungan kembali untuk si pengiklan. Beberapa manfaat iklan yang bisa diperoleh pengiklan antara lain :

  1. Produk atau jasa yang diiklankan akan lebih mudah dikenal masyarakat luas.
  2. Konsumen baru bertambah sehingga meningkatkan penjualan produk atau jasa.
  3. Meningkatkan kesadaran merek sehingga masyarakat akan lebih mudah mengidentifikasi. produk dan meningkatkan kepercayaan terhadap produk atau jasa yang diiklankan.
  • Syarat-syarat Iklan

Iklan tidak muncul begitu saja. Agar tujuan dan manfaat iklan dapat tercapai, dan iklan tersebut bisa disebut baik, maka iklan harus mengandung syarat- syarat berikut ini.

  1. Bersifat obyektif, jujur, dan proporsional.
  2. Mengandung informasi yang padat, jelas, dan mudah dipahami target market.
  3. Dikemas dalam tampilan yang menarik agar menarik perhatian dan minat target market.
  4. Iklan sebaiknya tidak menyinggung, atau merendahkan pihak atau produk lain.

Hakikat Opini

Menurut William Albig dalam Abdurrachman (1993:53), opini adalah suatu pernyataan mengenai sesuatu yang sifatnya bertentangan atau sedikitnya terdapat pandangan yang berlainan mengenai suatu hal. Selain itu, seorang ahli yang bernama Leonardo W. Dood Via Sumirat juga menambahkan pendapat mengenai hakikat sebuah opini. Leonardo mengatakan bahwa opini merupakan sikap atau pendapat yang dikeluarkan seseorang mengenai sebuah masalah, atau persoalan, dan keadaan yang sedang terjadi maupun sudah terjadi. Dari pandangan kedua ahli tersebut, dapat digarisbawahi bahwa opini merupakan pendapat, pikiran, atau pendirian sesuai dengan terjemahan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pendapat, pikiran, atau pendirian yang diungkapkan oleh seseorang harus dapat dipertanggungjawabkan, jika opini yang diungkapkan bermaksud untuk memecah belah keadaan yang ada, maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Seseorang yang ingin mengungkapkan opini atau pandangannya harus memiliki sifat yang lugas dan tegas agar maksud dari opini yang akan disampaikan dapat tercapai. Tetapi, tidak semua opini yang disampaikan dapat dipastikan kebenarannya, karena setiap orang pasti memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang suatu kejadian yang sama. Maka dari itu, jika isi dari opini tersebut dapat dipastikan kebenarannya maka perlu diuji dan dibuktikan.