Posted in Teks Berita dalam Media

Pengertian Teks Berita

Berita merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan di jaman sekarang ini. Hampir setiap hari kita mendapatkan berita-berita dari berbagai media massa, mulai dari surat kabar, radio, televisi, sampai internet. Menurut Sumadiriah (2005:65) Berita adalah laporan tercepat mengenai ide atau fakta terbaru yang benar, menarik dan penting bagi sebagian besar khalayak.

Media massa merupakan salah satu alat dalam proses komunikasi massa, karena media massa mampu mejangkau khalayak yang lebih luas dan relatif banyak, heterogen, anonim, pesannya bersifat abstrak dan terpercaya. Menurut Bungin (2006:7), media massa adalah media komoniksi dan informasi yang melakukan penyebaran informasi secara massa dan dapat diakses oleh masyarakat secara manual.

Secara garis besar berita dalam massa diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis yang meliputi ragam berita berdasarkan bentuk penulisannya yang berita berdasarkan bentuk media massa yang meliputi media cetak, elektronik, dan online. Ragam berita berdasarkan skala yang  meliputi media lokal, media regional, media nasional dan media internasiaonal. Ragam berita berdasarkan topik.

Pengertian Teks  Berita

            Berita berasal dari Bahasa Sansakerta, yaitu Vrit yang dalam Bahasa Inggris disebut Write, yang artinya adalah ada atau terjadi. Pengertian berita menurut KBBI adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau  peristiwa yang hangat. Menurut Wikipedia berita adalah informasi baru atau informasi mengenai suatu yang sedang terjadi, disajikan dalam bentuk cetak, siaran, internet, atau dari mulut ke mulut pada orang ketiga atau orang banyak. Teks berita merupakan teks yang berisi tentang segala peristiwa yang terjadi di dunia yang disebarkan melalui berbagai media seperti radio, televisi, internet, situs web maupun media yang lainnya.

            Menurut Suhandang (2004: 103-104), berita adalah pemberitahuan tentang segala peristiwa actual yang menarik perhatian orang banyak. Sedangkan menurut Haris Sumadiria (2005:65) berita adalah laporan tercepat mengenai ide atau fakta terbaru yang benar, menarik dan penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar, radio, televisi, atau media massa lainnya.

Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Karakteristik Media Massa

5 Karakteristik yang Dimiliki Media Massa

Media massa memiliki arti yang berbeda dari pengertian media secara umum maupun secara bahasa. Sebuah media bisa disebut media massa  jika memenuhi karakteristik yang akan kita bahas. Sebelumnya selain berbicara mengenai karakteristik media massa secra umum kita jugakan akan membahas karakteristik media massa menurut para ahli.

Media massa (mass media) singkatan dari media komunikasi massa dan merupakan channel of mass yaitu saluran, alat atau sarana yang dipergunakan dalam proses komunikasi massa, karakteristik media massa itu meliputi:

  1. Publisitas

Disebarluaskan kepada publik, khalayak, atau bisa diakses dan dikonsumsi umum (orang banyak).

  • Universalitas,

Kesannya bersifat umum. Pesan atau isinya bersifat umum, tentang segala aspek kehidupan dan semua peristiwa di berbagai tempat, juga menyangkut kepentingan umum karena sasaran dan pendengarnya orang banyak (masyarakat umum).

  • Perioditas, tetap atau berkala.

Terbit atau dipubliksikan secara tetap atau berkala, misalnya harian atau mingguan, atau siaran sekian jam per hari. Surat kabar (koran) biasanya terbit harian, tabloid mingguan, dan majalah bulanan.

  • Kontinuitas, berkesinambungan.

Terbit berkesinambungan atau terus-menerus, sesuai dengan priode mengudara atau jadwal terbitnya –harian, mingguan, atau bulanan.

  • Aktulitas, berisi hal-hal baru (Romly, 2002:5-6)

Berisi hal-hal baru, seperti informasi atau laporan peristiwa terbaru (berita), tips baru, dan sebagainya. Aktualitas juga berarti kecepatan penyampaian informasi kepada publik.

Karakteristik media massa menurut para ahli :

  1. Menurut Cangara (2006)
  2. Bersifat melembaga.

Pihak yang mengelola media terdiri dari banyak orang dan melalui proses, mulai dari pengumpulan, penulisan, penyuntingan (editing), hingga publikasi atau penyajian.

  • Bersifat satu arah.

Komunikasi yang dilakukan kurang memungkinkan terjadinya dialog antara pengirim dan penerima. Kalau pun terjadi reaksi atau umpan balik, biasanya memerlukan waktu dan tertunda.

  • Meluas dan serempak.

Dapat mengatasi rintangan waktu dan jarak, karena ia memiliki kecepatan. Bergerak secara luas dan simultan, dimana informasi yang disampaikan diterima oleh banyak orang dalam waktu yang sama.

  • Memakai peralatan teknis atau mekanis

Seperti radio, televisi, surat kabar, dan semacamnya.

  • Bersifat terbuka.

Pesannya dapat diterima oleh siapa saja dan dimana saja tanpa mengenal batas usia, jenis kelamin, dan suku bangsa

  • Menurut Djafar H. Assegaf (1991)
  1. Komunikasi yang terjadi dalam media massa bersifat searah. Komunikan tidak dapat memberikan tanggapan secara langsung kepada komunikatornya yang biasa disebut dengan  tanggapan yang tertunda (delay feedback).
  2. Media massa menyajikan rangkaian atau aneka pilihan materi yang luas, bervariasi. Ini menunjukkan bahwa pesan yang ada dalam media massa berisi rangkaian dan aneka pilihan materi yang luas bagi khalayak atau para komunikannya.
  3. Media massa dapat menjangkau sejumlah besar khalayak. Komunikan dalam media massa berjumlah besar dan menyebar di mana-mana, serta tidak pernah bertemu dan  berhubungan secara personal.
  4. Media massa menyajikan materi yang dapat mencapai tingkat intelek rata-rata.  Pesan yang disajikan dengan bahasa yang umum sehingga dapat dipahami oleh seluruh lapisan intelektual baik komunikan dari kalangan bawah sampai kalangan atas.
  5. Media massa diselenggrakan oleh lembaga masyarakat atau organisasi yang terstruktur. Penyelenggara atau pengelola media massa adalah lembaga masyarakat/organisasi yang teratur dan peka terhadap permasalahan kemasyarakatan.
Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Fungsi Media Massa Secara Umum dan Fungsi Media Massa Menurut Para Ahli

Fungsi Media Massa Secara Umum dan  Fungsi Media Massa Menurut Para Ahli

Media massa menjadi satu arus utama sumber informasi kita sehari-hari tanpa kita sadari. Media massa dapat memberikan hasil yang positif untuk pengembangan wawasan kita. Ada banyak hal yang bisa kita dapatkan dari media massa. Dimulai dari sejarah media massa, karakeristik media massa,juga fungsi dari media massa itu sendiri.

Dalam artike ini kita akan membahas mengenai fungs-fungsi dari media massa, baik itu fungsi media massa secara universal ataupun fungsi dari media massa menurut para ahli dan juga fungsi media massa dalam UU NO.40 Tahun 1999 tentang Pres.

Mari kita bahas lebih lanjut menengai fungsi dari media massa.

Fungsi mediia massa secara universal.

Dalam buku Media Relations: Sarana Membangun Reputasi Organisasi, dijabarkan fungsi-fungsi media massa secara universal(Wardhani 2008:23); yaitu

  1. Fungsi menyiarkan informasi (To Inform)

Penyampaian informasi yang berkaitan dengan peristiwa, gagasan, pikiran orang lain.

  • Fungsi mendidik (To Educate)

Media massa mendidik dengan menyampaikan pengetahuan dalam bentuk tajuk, artikel, laporan khusus, atau cerita yang memiliki misi pendidikan. Berfungsi mendidik apabila pesannya dapat menambah pengembangan intelektual,pembentukan watak,penambahan keterampilan/kemahiran bagi khalayaknya serta mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

  • Fungsi menghibur (To Entertain)

Memerikan pesan yang bisa menghilangkan ketegangan pikiran masyarakat dalam bentuk berita, cerita pendek, cerita bersambung, cerita bergambar, sinetron, drama, musik, tari, dan lainnya.

  • Fungsi mempengaruhi (to influence).

Fungsi mempengaruhi pendapat, pikiran dan bahkan perilaku masyarakat inilah yang merupakan hal paling penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itulah, media yang memiliki kemandirian (independent) akan mampu bersuara atau berpendapat, dan bebas melakukan pengawasan social (social control).

Fungsi media massa sejalan dengan fungsi komunikasi massa sebagaimana dikemukakan para ahli sebagai berikut.

Fungsi Media menurut Harold D. Laswell:

  1. Informasi (to inform) — memberikan informasi.
  2. Mendidik (to educate) — mendidik publik.
  3. Menghibur (to entertain) — memberikan hiburan.

Fungsi Media menurut Wright:

  1. Pengawasan (Surveillance) – terhadap ragam peristiwa yang dijalankan melalui proses peliputan dan pemberitaan dengan berbagai dampaknya –tahu, panik, terancam, gelisah, apatis, dsb.
  2. Menghubungkan (Correlation) – mobilisasi massa untuk berpikir dan bersikap atas suatu peristiwa atau masalah.
  3. Transmisi Kultural (Cultural Transmission) – pewarisan budaya, sosialisasi.
  4. Hiburan (Entertainment).

Fungsi Media Massa Menurut UU No. 40/1999 tentang Pers:

  1. Menginformasikan (to inform)
  2. Mendidik (to educate)
  3. Menghibur (to entertain)
  4. Pengawasan Sosial (social control) –pengawas perilaku publik dan penguasa.
Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Media Massa

Pengertian Media Massa Menurut Para Ahli

Dewasa ini media massa telah berkembang dengan sangat cepat dan menjadi salah satu sumber informasi bagi kita sehari-hari, dengan adanya media massa kita dapat melihat berbagai hal yang sedang terjadi diluar sana. Apa yang disebut dengan media massa ? Sekarang kita akan membahas mengenai pengertian dari media massa menurut para ahli dan juga sumber lainnya.

Pengertian media massa menurut para ahli dan sumber lainnya :

  1. McQuail

Media massa merupakan perangkat-perangkat yang diorganisir untuk berkomunikasi secara terbuka pada situasi yang berjarak kepada khalayak luas dalam waktu yang relatif singkat.

  • Bungin (2006:7)

Media massa adalah media komunikasi dan informasi yang melakukan penyebaran informasi secara massa dan dapat diakses oleh masyarakat secara manual.

  • Leksikon Komunikasi (Pradnya Paramita, 1984)

Media massa adalah sarana penyampai pesan yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas misalnya radio, televisi, dan surat kabar.

  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Media massa adalah “sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas”. Dengan demikian, pengertian media massa adalah perantara atau alat-alat yang digunakan oleh massa dalam hubungannya  satu sama lain.

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa media massa adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada khalayak ramau dengan menggunakan alat-alat komunikasi seperti surat kabar, film, radio, tv, majalah dan lain-lainnya.

Posted in Rubrik dan Isi Media Massa

Isi Media Massa

Isi Media Massa

            Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditunjukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat (Susanto, 1980:2). Karakteristik media massa itu meliputi:

  1. Publisitas, disebarluaskan kepada khalayak
  2. Universalitas, kesannya bersifat umum
  3. Perioditas, tetap atau berkala
  4. Kontinuitas, berkesinambungan
  5. Aktualitas, berisi hal-hal baru. (Romly, 2005:5)

            Isi media massa secara garis besar terbagi atas tiga kategori, yakni :

  1. Berita (News)

            Neil McNeil (pembantu utama redaktur malam New York Times), berita adalah gabungan fakta dan peristiwa-peristiwa yang menimbulkan perhatian atau kepentingan bagi para pembaca surat kabar yang memuatnya (Mulyadi dan Musman, 2013: 35).

            J. B. Wahjudi, berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai yang penting, menarik bagi sebagian besar khalayak, masih baru, dan dipublikasikan secara luas melalui media massa periodik (Yosef, 2009: 22). Haris Sumadiria mendefinisikan bahwa berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau gagasan yang bisa dipertanggung jawabkan, menarik, dan penting bagi sebagian khalayak. Melalui media surat kabar, radio, televisi, dan media online (Sumadiria, 2005: 65).

            Dari uraian di atas, dapat diambil simpulan bahwa berita adalah laporan terkini tentang fakta peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai penting atau menarik bagi sebagian besar khalayak dan dipublikasikan melalui media massa.

            Berita (news), meliputi antara lain berita langsung (straight news), berita menyeluruh (comprehensive news), berita mendalam (depth news), pelaporan mendalam (depth reporting), berita penyelidikan (investigative news), berita khas bercerita (feature news), berita gambar (photo news).

  • Opini (Views)

            Opini artinya pendapat atau pandangan tentang sesuatu. Karena itu, opini bersifat subjektif karena pandangan atau penilaian seseorang dengan yang kainnya selalu berbeda. Jadi, kendati faktanya sama, namun ketika orang beropini, antara orang yang satu dengan yang lainnya memperlihatkan adanya perbedaan (Abdullah, 1999: 14).   

            Opini –disebut juga artikel opini– adalah tulisan berisi pendapat, analisis, ulasan, atau pemikiran tentang masalah atau isu aktual.

            Opini (views), meliputi tajuk rencana, karikatur, pojok, artikel, kolom, esai, dan surat pembaca.

  • Iklan (Advertising)

            Courtland L. Bovee mengatakan, iklan adalah suatu komunikasi non-personal yang biasanya berbayar dan sifatnya persuasif tentang suatu produk, jasa, atau ide dari sponsor yang dimuat melalui berbagai media.

            Menurut KBBI, pengertian iklan adalah pesan atau berita yang bertujuan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang/ jasa yang ditawarkan.

            Iklan, mencakup berbagai jenis dan sifat iklan mulai dari iklan produk barang dan jasa, iklan keluarga seperti iklan dukacita, sampai kepada iklan layanan masyarakat.  

            Untuk memisahkan secara tegas antara berita (news) dan opini (views), maka tajuk rencana (editorial), karikatur, pojok, artikel, kolom, dan surat pembaca ditempatkan dalam satu halaman khusus. Inilah yang disebut halaman opini (opinion page).     Pemisahan secara tegas berita dan opini tersebut merupakan konsekuensi dari norma dan etika luhur jurnalistik yang akan menghendaki berita sebagai fakta objektif, diwarnai atau dibaurkan dengan opini sebagai pandangan yang sifatnya subjektif.

Posted in Rubrik dan Isi Media Massa

Jenis Rubrik

Jenis-jenis Rubrik dalam Media Massa

            Kali ini, kita akan membahas mengenai Jenis-jenis rubrik dalam Media Massa. Yuk simak artikel berikut…

            Effendy berpendapat bahwa dalam media massa terdapat beberapa jenis rubrik, diantaranya

A. Rubrik Informasi

            Rubrik Informasi merupakan rubrik yang berisi tentang hal-hal yang cukup formal, krusial dan bersifat memberitahukan suatu hal.

            Contoh rubrik informasi diantaranya:

  • Perihal keluarga “pertunangan, perkawinan, kelahiran, kematian”.
  • Kesejahteraan “koperasi, fasilitas dari organisasi, kredit rumah”.
  • Pengumuman pimpinan organisasi.
  • Peraturan.
  • Surat keputusan.
  • Pergantian pemimpin.
  • Kepindahan pegawai.
  • Pertemuan “rapat kerja, penataran, konferensi, dan lain sebagainya”.

B. Rubrik Edukasi

            Rubrik Edukasi merupakan rubrik yang memuat artikel, tajuk rencana dan lainnya, yang berkaitan dengan edikasi atau bahkan bermaksud memberi edukasi.

            Contoh rubrik edukasi, diantaranya:

  • Tajuk rencana.
  • Artikel “pengetahuan, keterampilan, keagamaan, dan lain-lain”.
  • Kutipan pendapat tokoh “keahlian, kemasyarakatan, keagamaan”

C. Rubrik Rekreasi

            Rubrik rekreasi adalah rubrik yang memuat tulisan-tulisan yang bersifat menghibur sebagai media untuk rekreasi dan relaksasi.

            Contoh rubrik rekreasi diantaranya :

  • Cerita pendek.
  • Anekdot.
  • Pojok atau sentilan.
  • Kisah minat insani “human interest”.
Posted in Rubrik dan Isi Media Massa

Pengertian Rubrik

Pengertian Rubrik Media Massa

                Kali ini, mari kita bersama-sama menyimak apa yang dimaksud rubrik media massa.

            Rubrik adalah alokasi halaman untuk memuat tulisan-tulisan tertentu yang setema. Nama halaman sebagai identitas bahwa halaman tersebut berisikan tulisan-tulisan bertema khusus (Romly, 2005:113). Menurut pendapat tersebut, dapat kita simpulkan bahwa rubrik merupakan ruang khusus yang disediakan oleh penerbit, yang didalamnya akan berisi tulisan-tulisan bertema khusus seperti makanan, kesehatan atau tema lainnya.

Namun, Effendy dalam Kamus Komunikasi mengatakan, bahwa istilah rubrik dalam bahasa Belanda berarti ruangan dalam surat kabar, majalah, atau media cetak lainnya, mengenai suatu aspek atau kegiatan dalam masyarakat. Menurut pendapat Effendy, rubrik dalam bahasa belanda berarti ruangan dalam suatu media massa yang berisi suatu aspek atau kegiatan dalam masyarakat yang mungkin meliputi pekerjaan, tips dan trik, atau hal lainnya.

Menurut KBBI, rubrik adalah kepala karangan (ruangan tetap) dalam surat kabar, majalah, dan sebagainya: surat kabar membuka—untuk menampung pendapat pembaca.

Inti dari seluruh pengertian tersebut menjelaskan bahwa rubrik adalah sebuah ruang atau halaman khusus yang tersedia dalam suatu media massa dimana berisikan tulisan-tulisan dengan berbagai tema yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat. Rubrik biasanya disisipkan sebagai ruang untuk pembaca menuliskan pendapat, tips dan trik, atau hal lainnya ; bisa berupa informasi, hiburan, tips dan trik, edukasi, dan banyak lagi.

Rubrik yang akan dimuat dalam surat kabar atau media massa haruslah memenuhi beberapa persayartan, seperti

1.      Harus mempunyai pangsa pasar yang jelas, sebab isi dan tampilan tubrik akan ditujukan kepada pembaca yang sesuai sasarannya,

2.      Mempunyai isi/konten yang beragam,

3.      Mempunyai kerangka halaman yang dapat menjadi panduan divisi pracetak dalam menyimpan berbagai konten/ isi menjadi halaman yang menarik, dan

4.      Mempunyai nama dan kop.

Demikian penjelasan mengenai rubrik media masa. Semoga dapat membantu teman-teman ya…. Salam BERKABAR!!