Posted in Teks Iklan dan Foto dalam Media

Bagaimanakah Fungsi Foto dalam Media ?

Foto pada media menjadi ujung tombak media dalam menarik minat baca pembaca yang secara tidak langsung akan memberikan pengaruh pada kemasan sebuah berita. Dengan kehadiran foto, pesan yang akan disampaikan oleh media akan lebih cepat diterima daripada ribuan kata. Foto pada media sebagai bukti unutk menunjukkan kredibilitas juga “dapat dipercaya”. Oleh karena itu fotografi selalu menjadi andalan pada surat kabar atau majalah untuk menampilkan berita-berita dan informasi seaktual mungkin dan seakurat mungkin. Media dalam mendeskripsikan fotografi adalah menjelaskan tentang unsur-unsur apa saja yang membuat karya foto itu ada. Foto memiliki kekuatan untuk mengkonstruksi emosi pembaca yang pada akhirnya mampu menggerakkan fantasi yang dimiliki oleh masing-masing pembaca yang dapat juga meningkat menjadi sebuah motivasi tersendiri.

Fungsi Foto dalam Media

Foto dalam media memiliki berbagai fungsi antara lain :

  1. Menarik Perhatian Pembaca, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tulisan yang memiliki foto didalamnya akan lebih menarik dibanding dengan informasi maupun berita yang hanya memiliki tulisan panjang didalamnya. Dengan adanya foto didalam informasi yang disajikan juga dapat meningkatkan minat baca publik, karena dianggap tidak akan membosankan.
  1. Membantu Menyampaikan Isi Informasi, foto dalam jurnalistik juga dapat membantu menyampaikan isi informasi atau berita secara lebih jelas. Dimana foto dalam jurnalistik biasanya dengan sendirinya akan mudah dimengerti dan dipahami.
  2. Memberi Mutu Pada Berita atau Informasi yang Disampaikan, fungsi foto dalam jurnalistik yang selanjutnya adalah dapat memberikan mutu pada berita atau informasi yang disampaikan. Artinya adalah dengan adanya foto dalam jurnalistik biasanya orang akan menilai bahwa berita atau informasi yang disediakan lebih bermutu. Hal ini juga meningkatkan minat atau daya tarik pembaca.
  3. Pelengkap Berita atau Informasi, foto dalam jurnalistik juga berfungsi sebagai pelengkap berita atau informasi yang ditujukan pada publik. Artinya bahwa sesungguhnya foto dan tulisan dalam jurnalistik memiliki kedudukan yang sama, sehingga dapat melengkapi satu sama lain.
  4. Lebih Meyakinkan atau Membangun Kepercayaan Isi Informasi, fungsi foto dalam jurnalistik yang terakhir adalah lebih meyakinkan atau membangun kepercayaan isi informasi. Dengan adanya foto didalam jurnalistik maka pembaca akan lebih yakin bahwa informasi yang disampaikan adalah benar adanya dan nyata terjadi. Bukan hanya pendapat atau bahkan karangan semata.
Posted in Teks Iklan dan Foto dalam Media

Jenis-Jenis Iklan dan Contohnya

Ada banyak sekali jenis iklan yang sering kita lihat selama ini. Dari jenisnya, iklan dapat dibagi berdasarkan isi, media, dan sifat iklan itu sendiri.

Iklan Berdasarkan Isi

  • Iklan Pemberitahuan (Pengumuman)

Yaitu iklan yang bertujuan untuk menarik perhatian khalayak melalui informasi atau pemberitahuan tertentu. Misalnya saja iklan pemberitahuan duka cita atau reuni alumni sekolah.

Iklan Pemberitahuan Duka Cita
  • Iklan Penawaran (Niaga)

Yaitu iklan yang bertujuan untuk menawarkan produk atau jasa kepada khalayak ramai. Contoh iklan ini misalnya iklan sepatu, iklan smartphone, iklan jasa kurir, iklan laundry, dan lain sebagainya.

Iklan Penjualan Mobil
  •  Iklan Layanan Masyarakat

Berbeda dengan dua jenis iklan sebelumnya, iklan layanan masyarakat bertujuan memberikan informasi atau edukasi kepada masyarakat mengenai isu atau topik tertentu. Iklan layanan masyarakat ini biasanya dibuat oleh lembaga atau instansi pemerintah atau organisasi non-profit.

Iklan Pelayanan Masyarakat

Iklan Berdasarkan Media

Selanjutnya, jenis iklan berdasarkan media yang dipakai terdiri dari :

  • Iklan Cetak

Sesuai dengan namanya, iklan cetak adalah jenis iklan yang dipasang di media menggunakan teknik cetak, baik itu dengan cara laser, sablon, letterpress, dan lain- lain. Contoh dari iklan cetak antara lain adalah Koran, tabloid, stiker, poster, brosur, dan lain sebagainya.

Iklan Cetak
  • Iklan Elektronik

Kebalikannya dari iklan cetak, iklan elektronik memanfaatkan media berbasis perangkat elektronik, seperti televise, radio, film, dan media digital interaktif (internet). Masing- masing dari perangkat elektronik ini mempunyai karakteristik yang berbeda- beda.

  • Iklan Radio : mengandalkan kekuatan suara karena hanya bisa didengarkan saja. Contoh iklan radio adalah sponsor program, spot, dan ad-lib.
Iklan Radio
  • Iklan Televisi : iklan dengan media yang bisa menggunakan kombinasi unsur suara, gerak, teks, dan gambar sehingga pesan iklan lebih tersampaikan kepada audience. Contoh iklan televisi antara lain live action, stop action, musik, sponsor program, running text, credit title, animation, promo ads, backdrop, ad-lib, dan superimposed.
Iklan Televisi
  • Iklan Film : iklan yang muncul saat kita tengah menonton sebuah film di bioskop. Iklan yang ditayangkan dalam jenis ini antara lain live action, dan endorsement.
  •  Iklan Media Digital : jenis iklan yang tayang di berbagai media online. Beberapa contoh dari jenis iklan ini antara lain banner website, sponsorship, search engine marketing, email marketing, native ads, social media ads, dan masih banyak lagi
  •  Iklan luar ruang : adalah jenis iklan elektronik yang menjangkau khalayak ramai di luar ruangan. Contoh dari iklan ini adalah iklan transit, mobile billboard, LED display, outdoor standar, dan masih banyak lainnya.

Jenis iklan Berdasarkan Tujuannya

Bagian terakhir dari artikel ini adalah jenis iklan berdasarkan tujuannya, yaitu iklan komersial dan iklan non-komersial.

  •  Iklan Komersial

Karena bersifat komersial, maka sudah pasti tujuan dari jenis iklan ini adalah untuk mencari keuntungan ekonomi, atau meningkatkan penjualan. Iklan komersial ini sendiri terdiri dari tiga jenis, yaitu :

  1. Iklan Konsumen, ditujukan kepada end customer atau konsumen akhir sebuah produk.
  2. Iklan Bisnis, ditujukan kepada pihak yang bisa mengolah atau menjual produk kembali ke end customer.
  3. Iklan Profesional, yaitu iklan yang ditujukan untuk segmen tertentu dalam kelompok professional.
  • Iklan Non-Komersial

Kebalikannya dari iklan komersial, goal utama dari iklan non komersial adalah untuk membagikan informasi dan edukasi terhadap khalayak. Iklan ini tidak memikirkan keuntungan secara ekonomi, namun lebih ke arah sosial. Tujuan yang ingin dicapai dari iklan ini adalah peningkatan pengetahuan, kesadaran, sikap, dan perubahan perilaku masyarakat terhadap isu yang diiklankan. Salah satu contoh dari iklan non-komersial adalah iklan masyarakat untuk kampanye keluarga berencana, kampanye hemat listrik atau kampanye makan ikan.

Iklan Non-Komersial

Iklan : Pengertian, Ciri-ciri, Syarat, Tujuan dan Manfaat

  • Pengertian Iklan

Secara definisi, iklan adalah suatu bentuk informasi yang dilakukan oleh seseorang, instansi/ lembaga, atau perusahaan, yang isinya berupa pesan menarik tentang sebuah produk atau jasa yang ditujukan kepada khalayak atau kelompok masyarakat tertentu. Tujuan utama mengapa iklan dibuat adalah untuk membujuk atau mendorong masyarakat agar mereka tertarik untuk menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Agar menjangkau banyak orang, iklan perlu ditayangkan dengan media yang tepat, baik itu media online, maupun offline. Beberapa contoh media offline antara lain seperti Koran, tabloid, televisi, brosur, atau spanduk yang sengaja dipasang di tempat- tempat umum, sedangkan media iklan online antara lain situs website, dan media sosial.

  • Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

Kotler

Menurut Kotler, iklan adalah bentuk penyajian dan promosi suatu barang, jasa, dan ide secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu dimana untuk penayangannya biasanya harus membayar suatu media sebagai kompensasinya.

Courtland L. Bovee

Pengertian iklan menurut Courtland L Bovee adalah suatu komunikasi non-personal yang biasanya berbayar, dan sifatnya persuasive terhadap suatu produk jasa, atau ide dari sponsor yang dimuat melalui berbagai media.

Rhenald Kasali

Sedangkan pengertian iklan menurut Rhenald Kasali adalah suatu pesan yang menawarkan sebuah produk atau jasa yang ditujukan kepada khalayak melalui perantara suatu media.

  • Ciri-ciri Iklan

Karena sering menemuinya, sebagian dari khalayak cenderung sangat mudah dalam mengenali sebuah iklan. Mereka biasa mengenalinya dari karakteristiknya dan ciri- ciri yang ditunjukkan. Berikut ini adalah ciri- ciri iklan pada umumnya :

  1. Pesan atau informasi yang disampaikan komunikatif dan informative
  2. Dikemas dengan kata- kata yang persuasive agar lebih menarik bagi orang lain
  3. Menggunakan kata- kata (diksi) atau bahasa yang tepat, logis, sopan, serta mudah dimengerti oleh target market
  4. Menjelaskan tentang produk atau jasa dan cara kerja produk atau jasa tersebut
  • Tujuan dan Manfaat Iklan

Iklan memiliki tujuan dan manfaat yang beragam dalam pembuatannya. Tujuan dibuatnya iklan adalah :

  1. Memberikan informasi kepada target market mengenai produk atau jasa, merek, perusahaan atau suatu ide/ gagasan.
  2. Mempengaruhi kelompok yang menjadi target market untuk menggunakan atau membeli produk atau jasa yang ditawarkan dalam iklan tersebut.

Selain dengan tujuan tertentu, iklan dibuat untuk memberikan manfaat atau keuntungan kembali untuk si pengiklan. Beberapa manfaat iklan yang bisa diperoleh pengiklan antara lain :

  1. Produk atau jasa yang diiklankan akan lebih mudah dikenal masyarakat luas.
  2. Konsumen baru bertambah sehingga meningkatkan penjualan produk atau jasa.
  3. Meningkatkan kesadaran merek sehingga masyarakat akan lebih mudah mengidentifikasi. produk dan meningkatkan kepercayaan terhadap produk atau jasa yang diiklankan.
  • Syarat-syarat Iklan

Iklan tidak muncul begitu saja. Agar tujuan dan manfaat iklan dapat tercapai, dan iklan tersebut bisa disebut baik, maka iklan harus mengandung syarat- syarat berikut ini.

  1. Bersifat obyektif, jujur, dan proporsional.
  2. Mengandung informasi yang padat, jelas, dan mudah dipahami target market.
  3. Dikemas dalam tampilan yang menarik agar menarik perhatian dan minat target market.
  4. Iklan sebaiknya tidak menyinggung, atau merendahkan pihak atau produk lain.