Posted in Pengumpulan dan Penyuntingan Bahan untuk Konten Media

Teknik Pengumpulan dan Penyuntingan Bahan Media Cetak

Teknik Penyuntingan Media Cetak

Penyuntingan perlu dilakukan dengan menggunakan beberapa teknik untuk mendapatkan informasi yang efektif dan efisien. Teknik tersebut antara lain: memeriksa format, memeriksa teknik penulisan, memeriksa teras tulisan, memeriksa tubuh atau isi tulisan, memeriksa kurasi penulisan, memeriksa penutup tulisan, memeriksa kecermatan penulisan diksi, memeriksa efektifitas kalimat, memeriksa judul tulisan, dan memeriksa foto dan materi pelengkap.

Teknik-teknik penyuntingan dalam media perlu dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan yang menyebabkan akibat fatal bagi banyak orang. Dengan dilakukannya beberapa teknik di atas, tentu saja editor atau penyunting dapat menghasilkan naskah yang dipublikasikan dalam media dengan baik. Hal ini tentunya dapat berdampak positif bagi penerbit, penulis, dan juga pembaca.

Teknik Pengumpulan Bahan Media Cetak

Menurut KBBI pengumpulan adalah proses, cara, perbuatan, dan mengumpulkan. Pengumpulan Bahan adalah proses yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi. Jadi, pengumpulan bahan dalam media merupakan proses yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin untuk dimuat dalam media dan dipublikasikan.

            Adapun teknik pengumpulan bahan dalam media adalah sebagai berikut :

  1. Mengidentifikasi informasi

Pada zaman sekarang atau zaman digital ini, ada banyak data atau informasi yang sulit untuk diketahui kebenarannya. Untuk itu, perlu dilakukan pengidentifikasian terhadap informasi tersebut.

  • Inventarisasi data

Inventarisasi data adalah proses dokumentasi data dengan menggunakan metode tertentu sehingga asset data mudah dicari ketika hendak digunakan kembali. Tujuan dari inventarisasi data ini adalah untuk menjaga kesinambungan proses kerja.

  • Wawancara

Wawancara merupakan teknik pengumpulan bahan yang sangat banyak digunakan oleh masyarakat dan dilakukan secara langsung. Teknik wawancara dijadikan sebagai penguat informasi yang ditulis dalam sebuah tulisan.

  • Observasi

Observasi merupakan teknik pengumpulan bahan yang juga sangat banyak dilakukan oleh masyarakat dan dilakukan dengan mendatangi langsung tempat pengumpulan bahan atau informasi tersebut. Sama seperti teknik wawancara, observasi merupakan penguat informasi yang ditulis dalam sebuah tulisan.

Posted in Pengumpulan dan Penyuntingan Bahan untuk Konten Media

Pengertian Penyuntingan dan Pengumpulan

Menurut KBBI (2009: 1106), pengertian penyuntingan adalah proses, cara, perbuatan menyunting atau sunting-menyunting sedangkan definisi menyunting adalah: (1) menyiapkan naskah siap cetak atau siap terbit dengan memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, dan bahasa (menyangkut ejaan, diksi, dan struktur kalimat); (2) merencanakan dan mengarahkan penerbitan (surat kabar, majalah); (3) menyusun atau merakit (film, pita rekaman) dengan cara memotong-motong dan memasang kembali.

Orang yang pekerjaannya yang menyunting tulisan disebut editor atau penyunting. Untuk menjadi penyunting yang baik, seseorang harus memenuhi persyaratan, yaitu menguasai ejaan bahasa Indonesia, menguasai tata bahasa Indonesia, memiliki ketelitian dan kesabaran, memiliki kemampuan menulis, menguasai satu bidang keilmuan, memiliki pengetahuan yang luas, dan memiliki kepekaan bahasa.

Pengumpulan merupakan proses untuk mengumpulkan informasi yang dijadikan sebagai bahan pembuatan tulisan. Dalam melakukan pengumpulan informasi, dilakukan dengan beberapa teknik. Teknik-teknik tersebut tentu sangat berpengaruh dalam proses pengumpulan bahan. Teknik pengumpulan informasi tersebut akan dibahas dalam submasalah berikutnya.