Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Teknik Pengumpulan dan Penyuntingan Bahan untuk Konten Media Online

Teknik pengumpulan dan penyuntingan bahan dalam media online tentu berbeda dengan teknik pengumpulan dan penyuntingan bahan di media elektronik maupun di media cetak. Batasan yang akan dibahas kali ini adalah bahan berupa naskah berita. Penulis mendapatkan sumber dari salah satu pembaca berita di malang TV. Berdasarkan sumber, penulis menyimpulkan beberapa teknik pengumpulan bahan untuk konten media berupa naskah berita, diantaranya.

  • Mengidentifikasi informasi

Pada zaman sekarang atau zaman digital ini, ada banyak data atau informasi yang sulit untuk diketahui kebenarannya. Untuk itu, perlu dilakukan pengidentifikasian terhadap informasi tersebut.

  • Inventarisasi data

Inventarisasi data adalah proses dokumentasi data dengan menggunakan metode tertentu sehingga asset data mudah dicari ketika hendak digunakan kembali. Tujuan dari inventarisasi data ini adalah untuk menjaga kesinambungan proses kerja.

  • Wawancara

Wawancara merupakan teknik pengumpulan bahan yang sangat banyak digunakan oleh masyarakat dan dilakukan secara langsung. Teknik wawancara dijadikan sebagai penguat informasi yang ditulis dalam sebuah tulisan.

  • Observasi

Observasi merupakan teknik pengumpulan bahan yang juga sangat banyak dilakukan oleh masyarakat dan dilakukan dengan mendatangi langsung tempat pengumpulan bahan atau informasi tersebut. Sama seperti teknik wawancara, observasi merupakan penguat informasi yang ditulis dalam sebuah tulisan.

Teknik mengumpulkan bahan konten berita di media online, adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan peliputan berita yang ingin di publikasikan.
  2. Buat naskah berita dari hasil peliputan untuk dibacakan oleh pembaca berita.

Format berita

                    Judul                      :

                    Lokasi                    :

                    Hari/tgl :

                    Rep/Kam               :

                    LEAD: terdiri dari 1 paragraf dan berisi inti dari berita yang ingin disampaikan

               Dubbing: isinya adalah naskah berita

               Penutup: (contoh: dari kabupaten Malang. Julian Sukrisna. Malang TV.

Teknik menyunting bahan konten media online adalah sebagai berikut: memeriksa format, memeriksa teknik penulisan, memeriksa teras tulisan, memeriksa tubuh atau isi tulisan, memeriksa kurasi penulisan, memeriksa penutup tulisan, memeriksa kecermatan penulisan diksi, memeriksa efektifitas kalimat, memeriksa judul tulisan, dan memeriksa foto dan materi pelengkap.

Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Teknik Pengumpulan dan Penyuntingan Bahan untuk Konten Media Elektronik

Membahas tentang teknik pengumpulan bahan untuk konten media elektronik, acuan yang dipakai untuk menyunting adalah salah satu stasiun radio. Batasan pembahasan mengenai proses penyuntingan bahan. Di sini bahan yang akan di bahas adalah naskah iklan. Adakalanya, radio setempat juga menawarkan jasa untuk membacakan script iklan oleh penyiarnya. Ini bagus, karena mampu menepis kebosanan pendengar yang lelah dijejali iklan yang bertubi-tubi. Beberapa teknik penyiaran naskah iklan, antara lain,

  • Mengumpulkan iklan

Undang biro iklan Anda untuk membicarakan rencana beriklan di radio.

  • Menyunting konten iklan
  • Diksi yang menarik (bersifat persuasive)
  • Menghindari iklan yang berbau SARA
  • Menyiarkan iklan
  • Berlatih membaca iklan

Maksud dari berlatih membaca iklan adalah supaya pada saat proses perekaman naskah iklan tidak diulang berkali-kali. Hal ini dilakukan untuk mengefisienkan waktu.

  • Memilih lagu-lagu dengan intro yang pas

Memilih lagu dengan intro yang pas maksudnya, penyiar radio harus bisa memperkirakan durasi penyampaian iklan dengan intro lagu. Agar pendengar mampu menangkap jelas isi iklan yang disampaikan.

  • Memilih part naskah iklan yang sekiranya dianggap bagus untuk disampaikan di awal.

Bagian naskah iklan yang dibaca apa lagi menarik akan menambah kesan tidak monoton.

  • Membaca dengan jelas dan tidak boleh bertabrakan dengan musik.

Hal yang paling perlu diperhatikan adalah vokal suara 

Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Ragam Media Massa yang Beredar di Masyarakat

Media Massa Berdasarkan Bentuk dan Media Massa Berdasarkan Skala

      Media massa memiliki jenis yang berbeda dan tentunya fungsi yang berbeda pula. Jenis media massa dibedakan menjadi dua yaitu media massa berdasarkan bentuk dan media massa berdasarkan skala Sekarang kita akan membahas mengenai jenis-jenis dari media massa itu sendiri. Mari kita bahas bersama-sama.

      Pertama kita akan membahas jenis atau ragam media massa berdasarkan bentuknya.

  1. Media Cetak (Printed media)

Media cetak merupakan media tertua yang ada dimuka bumi. Medai cetak berasal dari media yang disebut dengan Acta Diuna dan Acta Senatus dikerjakan romawi, kemudian berkembang pesat setelah Johanes. Guttenberg menemukan mesin cetak hingga kini sudah beragam bentuknya, seperti surat kabar, tabloid, dan majalah. Media cetak adalah segala barang cetak yang dipergunakan sebagai sarana penyampaian pesan.

Media cetak juga memiliki kelebihan dibanding media elektronik. Kelebihan media cetak secara umum dibanding media elektronik terletak dari “daya tahan” informasi. Dari berbagai jenis media massa, media cetak memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh media lain. Hasil cetakan tersebut permanen dan bisa disimpan sehingga pembaca bisa mengulanginyasampai mengerti isi pesan yang disampaikan, tanpa biaya tambahan.   Contoh media cetak

  1. Surat kabar

Surat kabar merupakan media cetak yang terbit setiap hari secara teratur. Surat Kabar berasal dari kata press yang diambil dari istilah asing, tetapi kerap dipakai dalam Bahasa Indonesia. Artinya ditulis press yang berrati percetakan atau mesin cetak. Mesin cetak inilah yang memungkinkan terbitnya surat kabar, sehingga orang mengatakan pers itu adalah persurat kabaran. Tulisan dalam bentuk berita, artikel, feature (cerita interest atau profil), tajuk. Informasi yang disajikan lengkap menjawab rumusan 5W+1H. Isi inforrmasi ditunjukan untuk mempengaruhi atau mempersuasikan secara rasional/pikiran. Informasi yang disampaikan surat kabar lebih lengkap dibanding radio dan televisi.

Fungsinya :

  1. Publishing the news (menerbitkan/menyiarkan berita/informasi).
  2. Commeting On the news (memberikan komentar terhadap suatu 

berita/informasi).

  • Entertaining Readers (menghibur pembaca).
  • Helping Readers (tips untuk pembaca bagaimana cara melakukan sesuatu). 
  • Publishing Advertising (menerbitkan/menyiarkan barang dan jasa yang ditawarkan kepada publik dengan menyewa ruang dan waktu)

  1. Majalah

Majalah adalah media yang digunakan untuk menghasilkan gagasan feature dan publisitas bergambar untuk bahan referensi di masa mendatang. Majalah adalah terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik dan pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca. Kelebihan majalah adalah menyajikan informasi tidak hanya 5W+1H, tetapi tuntas dengan bahasan dari berbagai sisi, dicetak dengan kertas yang menarik dan berkualitas, sehingga mampu menampilkan gambar yang menarik, publikasi khusus. Sementara kelemahnya pesan tidak bisa segera diperoleh publik, harganya relatif mahal serta biaya produksi lebih mahal dibanding surat kabar. Fungsi :

  1. Majalah sebagai media komunikasi.
  2. Majalah sebagai penyalur aspirasi setiap orang.
  3. Majalah sebagai penyemai demokrasi.
  4. Majalah sebagai media promosi.
  5. Majalah sebagai media pembelajaran berbasis baca-tulis.
  6. Majalah sebagai media penyaluran bakat dalam bidang penulisan.
  7. Majalah sebagai peningkatan kreatifitas.
  8. Majalah sebagai penghibur
  1. Tabloid

Tabloid adalah surat kabar ukuran kecil yang banyak memuat berita secara singkat, padat, dan bergambar. Fungsi :

  1. To Inform (Untuk Menginformasikan).
  2. To educate (Untuk Mendidik/Pendidikan).
  3. To entertaining (Untuk Hiburan).
  4. Buletin

Buletin adalah media cetak berupa majalah yang berisis warta singkat atau pernyataan tertulis yang diditerbitkan secara periodik oleh suatu organisasi. Fungsi: Memberikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan baik yang diselenggarakan di lingkungan tentang perkembangan suatu topik atau aspek tertentu.

  1. Media Elektronik

Media Elektronik adalah sarana komunikasi yang mempergunakan peralatan elektronik sebagai perantara dalam penyampaian informasi. Berikut adalah beberapa contoh media elektronik dan fungsinya:

  1. Televisi

Televisi adalah  media yang mampu menyajikan pesan dalam bentuk suara, gerak, pandangan dan warna secara bersamaan, sehingga mampu menstumuli indra pendengaran dan penglihatan. Televisi juga merupakan sistem penyiaran gambar yang disertai dengan bunyi melalui kabael atau melalui angkasa dengan menggunakan alat yang mengubah cahaya dan bunyi menjadi gelombang listrik.

Kelebihan televisi ialah mampu menampilkan hal menarik yang ditangkap oleh indera pendengaran dan penglihatan, mampu menampilkan secara detil suatu peristiwa/kejadian, suatu produk dan pembicara, karena memempengaruhi dua indera sekaligus, maka efek persuasinya lebih kuat ketimbang media lainnya, jumlah pemirsanya lebih banyak, sehingga ia merupakan media yang paling populer.

Kekurangan adalah biaya produksi mahal, waktu yang dibutuhkan untuk proses produksi sampai selesai sangat lama, khalayak sangat heterogen, peralatan peliputannya sangat mahal dan rumit. Fungsi :

1. Sebagai sarana memperoleh informasi aktual dan faktual.

2. Sebagai sarana hiburan seperti tontonan film, musik, dan humor.

3. Sebagai sarana menyampaikan pendapat dan berbagi.

4. Sebagai media belajar seperti tv education dan program siaran pendidikan.

  1. Radio

Radio adalah media yang menyampaikan pesan melalui stimuli indera pendengaran. Radia juga adalah siaran suara atau bunyi melallui udara. Kelebihan radio adalah isi pesan bisa cepat/langsung diterima publiknya, pesannya mempunyai kekuatan mempersuasi secara emosional, proses produksinya sederhana dan fleksibel, khalayaknya khusus, harga pesawatnya tidak mahal dan mudah dibawah-bawa, siarannya bisa diterima dimana saja, biaya produksi rendah, bisa menjangkau wilayah yang sulit bahkan melalui batas negara, isi pesan bisa dipahami siapapun juga termasuk yang tidak mampu membaca.

Kekurangan ialah  isi pesan cepat berlalu dan tidak bisa diulang kembali, bila tidak digarap dengan baik, mak dengan mudah pendengar bisa langsung memindahkan gelombang radionya, umpan balik membutuhkan waktu yang lama, sehingga sulit untuk melakaukan evaluasi. Fungsi :sebagai sarana penyampaian informasi, dan untuk menghibur misalnya musik, humor serta berita dan berbagai informasi lainnya.

  1. Handphone

Handphone adalah peranti elektronik atau mekanik dengan fungsi praktis.

Fungsi :

  1. Sebagai alat hitung (menggantikan kalkulator).
  2. Sebagai alat bantu menterjemah bahasa secara digital.
  3. Sebagai sarana bimbingan siswa.
  4. Sebagai alat mengambil gambar/foto untuk bahan belajar.
  5. Ponsel kini bisa disamakan dengan komputer kecil – bisa mengecek email, melakukan pencarian on-line, dan merekam podcast. Sementara kebanyakan sekolah di daerah tak mampu memberikan komputer untuk tiap murid. Ponsel menjadi salah satu alternative.
  6. Para guru bisa membuat blog (web log, catatan di situs internet) lewat ponsel.
  7. Para siswa bisa mencari informasi pembelajaran di internet lewat ponsel.
  1. Komputer

Kompeter adalah alat elektornik ototomatis yang dapat menghitung atau mengelola menurut instruki dan memmberikan hasil pengelolaan serta dapat menjalankan sistem multimedia. Fungsi : Sebagai sarana mempermudah kerja, Sarana Komunikasi, Alat Hiburan, Alat Pendidikan, dan Sarana Informasi.

  1. Media Online

Fungsi Internet:

1.    Memperluas Wawasan dan Ilmu pengetahuan.

2. Sebagai sumber tambahan Pelajaran Yang belum di mengerti di Sekolah.

3.   Melatih Siswa Supaya Mengetahui Cara-cara Penggunaan Komputer.

4.    Sebagai Sarana Komunikasi.

Selanjutnya kita akan membahas media massa berdasarkan skalanya :

  1. Media lokal memiliki kedekatan dengan khalayak setempat. Media lokal memiliki kelebihan karena dapat mengangkat potensi yang ada di daerah tersebut, termasuk budaya dan kearifan lokal yang ada dalam masyarakat. Contoh: Aditv Jogja, Radio Istra, Radio JJ.fm (surabaya), Globa.fm Bali (Denpasar).
  2.  Media regional. Contoh: Surat kabar harian suara merdeka merupakan surat kabar regional terbesar di Jawa Tengah yang terbit pertaman kali pada tahun 1950. Awalnya koran ini menjangkau pembaca dibeberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo dan Kudus.
  3. Media massa nasional contoh radio repbulik Indonesia (RRI) jaringan radio negera Indonesia merupakan radio yang memiliki jaringan berita nasional. Radio Jakarta News, Sonora, Prambros adalah radio yang melakukan siaran dalam skala nasional. 
  4. Media massa internasional, Voice of Indonesia adalah difisi untuk penyiaran luar negeri.
Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Karakteristik Media Massa

5 Karakteristik yang Dimiliki Media Massa

Media massa memiliki arti yang berbeda dari pengertian media secara umum maupun secara bahasa. Sebuah media bisa disebut media massa  jika memenuhi karakteristik yang akan kita bahas. Sebelumnya selain berbicara mengenai karakteristik media massa secra umum kita jugakan akan membahas karakteristik media massa menurut para ahli.

Media massa (mass media) singkatan dari media komunikasi massa dan merupakan channel of mass yaitu saluran, alat atau sarana yang dipergunakan dalam proses komunikasi massa, karakteristik media massa itu meliputi:

  1. Publisitas

Disebarluaskan kepada publik, khalayak, atau bisa diakses dan dikonsumsi umum (orang banyak).

  • Universalitas,

Kesannya bersifat umum. Pesan atau isinya bersifat umum, tentang segala aspek kehidupan dan semua peristiwa di berbagai tempat, juga menyangkut kepentingan umum karena sasaran dan pendengarnya orang banyak (masyarakat umum).

  • Perioditas, tetap atau berkala.

Terbit atau dipubliksikan secara tetap atau berkala, misalnya harian atau mingguan, atau siaran sekian jam per hari. Surat kabar (koran) biasanya terbit harian, tabloid mingguan, dan majalah bulanan.

  • Kontinuitas, berkesinambungan.

Terbit berkesinambungan atau terus-menerus, sesuai dengan priode mengudara atau jadwal terbitnya –harian, mingguan, atau bulanan.

  • Aktulitas, berisi hal-hal baru (Romly, 2002:5-6)

Berisi hal-hal baru, seperti informasi atau laporan peristiwa terbaru (berita), tips baru, dan sebagainya. Aktualitas juga berarti kecepatan penyampaian informasi kepada publik.

Karakteristik media massa menurut para ahli :

  1. Menurut Cangara (2006)
  2. Bersifat melembaga.

Pihak yang mengelola media terdiri dari banyak orang dan melalui proses, mulai dari pengumpulan, penulisan, penyuntingan (editing), hingga publikasi atau penyajian.

  • Bersifat satu arah.

Komunikasi yang dilakukan kurang memungkinkan terjadinya dialog antara pengirim dan penerima. Kalau pun terjadi reaksi atau umpan balik, biasanya memerlukan waktu dan tertunda.

  • Meluas dan serempak.

Dapat mengatasi rintangan waktu dan jarak, karena ia memiliki kecepatan. Bergerak secara luas dan simultan, dimana informasi yang disampaikan diterima oleh banyak orang dalam waktu yang sama.

  • Memakai peralatan teknis atau mekanis

Seperti radio, televisi, surat kabar, dan semacamnya.

  • Bersifat terbuka.

Pesannya dapat diterima oleh siapa saja dan dimana saja tanpa mengenal batas usia, jenis kelamin, dan suku bangsa

  • Menurut Djafar H. Assegaf (1991)
  1. Komunikasi yang terjadi dalam media massa bersifat searah. Komunikan tidak dapat memberikan tanggapan secara langsung kepada komunikatornya yang biasa disebut dengan  tanggapan yang tertunda (delay feedback).
  2. Media massa menyajikan rangkaian atau aneka pilihan materi yang luas, bervariasi. Ini menunjukkan bahwa pesan yang ada dalam media massa berisi rangkaian dan aneka pilihan materi yang luas bagi khalayak atau para komunikannya.
  3. Media massa dapat menjangkau sejumlah besar khalayak. Komunikan dalam media massa berjumlah besar dan menyebar di mana-mana, serta tidak pernah bertemu dan  berhubungan secara personal.
  4. Media massa menyajikan materi yang dapat mencapai tingkat intelek rata-rata.  Pesan yang disajikan dengan bahasa yang umum sehingga dapat dipahami oleh seluruh lapisan intelektual baik komunikan dari kalangan bawah sampai kalangan atas.
  5. Media massa diselenggrakan oleh lembaga masyarakat atau organisasi yang terstruktur. Penyelenggara atau pengelola media massa adalah lembaga masyarakat/organisasi yang teratur dan peka terhadap permasalahan kemasyarakatan.
Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Fungsi Media Massa Secara Umum dan Fungsi Media Massa Menurut Para Ahli

Fungsi Media Massa Secara Umum dan  Fungsi Media Massa Menurut Para Ahli

Media massa menjadi satu arus utama sumber informasi kita sehari-hari tanpa kita sadari. Media massa dapat memberikan hasil yang positif untuk pengembangan wawasan kita. Ada banyak hal yang bisa kita dapatkan dari media massa. Dimulai dari sejarah media massa, karakeristik media massa,juga fungsi dari media massa itu sendiri.

Dalam artike ini kita akan membahas mengenai fungs-fungsi dari media massa, baik itu fungsi media massa secara universal ataupun fungsi dari media massa menurut para ahli dan juga fungsi media massa dalam UU NO.40 Tahun 1999 tentang Pres.

Mari kita bahas lebih lanjut menengai fungsi dari media massa.

Fungsi mediia massa secara universal.

Dalam buku Media Relations: Sarana Membangun Reputasi Organisasi, dijabarkan fungsi-fungsi media massa secara universal(Wardhani 2008:23); yaitu

  1. Fungsi menyiarkan informasi (To Inform)

Penyampaian informasi yang berkaitan dengan peristiwa, gagasan, pikiran orang lain.

  • Fungsi mendidik (To Educate)

Media massa mendidik dengan menyampaikan pengetahuan dalam bentuk tajuk, artikel, laporan khusus, atau cerita yang memiliki misi pendidikan. Berfungsi mendidik apabila pesannya dapat menambah pengembangan intelektual,pembentukan watak,penambahan keterampilan/kemahiran bagi khalayaknya serta mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

  • Fungsi menghibur (To Entertain)

Memerikan pesan yang bisa menghilangkan ketegangan pikiran masyarakat dalam bentuk berita, cerita pendek, cerita bersambung, cerita bergambar, sinetron, drama, musik, tari, dan lainnya.

  • Fungsi mempengaruhi (to influence).

Fungsi mempengaruhi pendapat, pikiran dan bahkan perilaku masyarakat inilah yang merupakan hal paling penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itulah, media yang memiliki kemandirian (independent) akan mampu bersuara atau berpendapat, dan bebas melakukan pengawasan social (social control).

Fungsi media massa sejalan dengan fungsi komunikasi massa sebagaimana dikemukakan para ahli sebagai berikut.

Fungsi Media menurut Harold D. Laswell:

  1. Informasi (to inform) — memberikan informasi.
  2. Mendidik (to educate) — mendidik publik.
  3. Menghibur (to entertain) — memberikan hiburan.

Fungsi Media menurut Wright:

  1. Pengawasan (Surveillance) – terhadap ragam peristiwa yang dijalankan melalui proses peliputan dan pemberitaan dengan berbagai dampaknya –tahu, panik, terancam, gelisah, apatis, dsb.
  2. Menghubungkan (Correlation) – mobilisasi massa untuk berpikir dan bersikap atas suatu peristiwa atau masalah.
  3. Transmisi Kultural (Cultural Transmission) – pewarisan budaya, sosialisasi.
  4. Hiburan (Entertainment).

Fungsi Media Massa Menurut UU No. 40/1999 tentang Pers:

  1. Menginformasikan (to inform)
  2. Mendidik (to educate)
  3. Menghibur (to entertain)
  4. Pengawasan Sosial (social control) –pengawas perilaku publik dan penguasa.
Posted in Pengertian dan Ragam Media Massa

Media Massa

Pengertian Media Massa Menurut Para Ahli

Dewasa ini media massa telah berkembang dengan sangat cepat dan menjadi salah satu sumber informasi bagi kita sehari-hari, dengan adanya media massa kita dapat melihat berbagai hal yang sedang terjadi diluar sana. Apa yang disebut dengan media massa ? Sekarang kita akan membahas mengenai pengertian dari media massa menurut para ahli dan juga sumber lainnya.

Pengertian media massa menurut para ahli dan sumber lainnya :

  1. McQuail

Media massa merupakan perangkat-perangkat yang diorganisir untuk berkomunikasi secara terbuka pada situasi yang berjarak kepada khalayak luas dalam waktu yang relatif singkat.

  • Bungin (2006:7)

Media massa adalah media komunikasi dan informasi yang melakukan penyebaran informasi secara massa dan dapat diakses oleh masyarakat secara manual.

  • Leksikon Komunikasi (Pradnya Paramita, 1984)

Media massa adalah sarana penyampai pesan yang berhubungan langsung dengan masyarakat luas misalnya radio, televisi, dan surat kabar.

  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Media massa adalah “sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas”. Dengan demikian, pengertian media massa adalah perantara atau alat-alat yang digunakan oleh massa dalam hubungannya  satu sama lain.

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa media massa adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada khalayak ramau dengan menggunakan alat-alat komunikasi seperti surat kabar, film, radio, tv, majalah dan lain-lainnya.